Selasa, 24 Maret 2009
Hasil Analisis
1.Menentukan ada tidaknya hubungan antara 2 variabel:
Signifikansi/Probabilitas:
Nilai probabilitas dari korelasi antara (Penghasilan,gaji), (Penghasilan,kesehatan), (Penghasilan,tabungan), dan (Penghasilan,Jml_kel) berturut-berturut adalah 0.181,0.239,0.022,0.014 yang lebih besar dari 0.05, berarti bahwa korelasi antara (Penghasilan,gaji), (Penghasilan,kesehatan), (Penghasilan,tabungan), dan (Penghasilan,Jml_kel) tidak nyata secara statistika atau tidak ada hubungan antara (Penghasilan,gaji), (Penghasilan,kesehatan), (Penghasilan,tabungan), dan (Penghasilan,Jml_kel).
Atau dapat digambarkan sebagai berikut:
(Penghasilan,gaji) Sig= 0.181>0.05 berarti tidak ada hubungan
(Penghasilan,kesehatan) Sig=0.239>0.05 berarti tidak ada hubungan
(Penghasilan,tabungan) Sig=0.022>0.05 berarti tidak ada hubungan
(Penghasilan,Jml_kel) Sig=0.014>0.05 berarti tidak ada hubungan
Nilai probabilitas dari korelasi antara (Gaji,kesehatan), (Gaji,tabungan), dan (Kesehatan,tabungan) semuanya adalah 0.000, 0.002, 0.003 yang lebih kecil dari 0.05 dan 0.01, berarti korelasi antara (Gaji,kesehatan), (Gaji,tabungan), (Kesehatan,tabungan) nyata secara statistika atau ada hubungan yang kuat antara (Gaji,kesehatan, (Gaji,tabungan), dan (Kesehatan,tabungan).
Atau dapat digambarkan sebagai berikut:
(Gaji,kesehatan) Sig=0.000<0.05 ada hubungan
(Gaji,tabungan) Sig=0.002<0.05 ada hubungan
(Kesehatan,tabungan) Sig=0.003<0.05 ada hubungan
2.Menentukan kuat lemahnya hubungan dan variabel:
(Penghasilan,gaji) Cor= 0.460 berarti hubungan lemah
(Penghasilan,kesehatan) Cor=0.410 berarti hubungan lemah
(Penghasilan,tabungan) Cor=0.709 berarti hubungan lemah
(Penghasilan,jml_kel) Cor=0.743 berarti hubungan lemah
Signifikansi/Probabilitas:
Nilai probabilitas dari korelasi antara (Penghasilan,gaji), (Penghasilan,kesehatan), (Penghasilan,tabungan), dan (Penghasilan,Jml_kel) berturut-berturut adalah 0.181,0.239,0.022,0.014 yang lebih besar dari 0.05, berarti bahwa korelasi antara (Penghasilan,gaji), (Penghasilan,kesehatan), (Penghasilan,tabungan), dan (Penghasilan,Jml_kel) tidak nyata secara statistika atau tidak ada hubungan antara (Penghasilan,gaji), (Penghasilan,kesehatan), (Penghasilan,tabungan), dan (Penghasilan,Jml_kel).
Atau dapat digambarkan sebagai berikut:
(Penghasilan,gaji) Sig= 0.181>0.05 berarti tidak ada hubungan
(Penghasilan,kesehatan) Sig=0.239>0.05 berarti tidak ada hubungan
(Penghasilan,tabungan) Sig=0.022>0.05 berarti tidak ada hubungan
(Penghasilan,Jml_kel) Sig=0.014>0.05 berarti tidak ada hubungan
Nilai probabilitas dari korelasi antara (Gaji,kesehatan), (Gaji,tabungan), dan (Kesehatan,tabungan) semuanya adalah 0.000, 0.002, 0.003 yang lebih kecil dari 0.05 dan 0.01, berarti korelasi antara (Gaji,kesehatan), (Gaji,tabungan), (Kesehatan,tabungan) nyata secara statistika atau ada hubungan yang kuat antara (Gaji,kesehatan, (Gaji,tabungan), dan (Kesehatan,tabungan).
Atau dapat digambarkan sebagai berikut:
(Gaji,kesehatan) Sig=0.000<0.05 ada hubungan
(Gaji,tabungan) Sig=0.002<0.05 ada hubungan
(Kesehatan,tabungan) Sig=0.003<0.05 ada hubungan
2.Menentukan kuat lemahnya hubungan dan variabel:
(Penghasilan,gaji) Cor= 0.460 berarti hubungan lemah
(Penghasilan,kesehatan) Cor=0.410 berarti hubungan lemah
(Penghasilan,tabungan) Cor=0.709 berarti hubungan lemah
(Penghasilan,jml_kel) Cor=0.743 berarti hubungan lemah
Sabtu, 14 Maret 2009
Tugas 1 Praktikum Ekonometrika
Definisi Macam-macam Variabel
Variabel Independent:
Varibel ini sering disebut sebagai variabel bebas, yang dalam penelitian variabel ini berada dalam posisi sebagai variabel prediktor atau variabel stimulus. Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menyebabkan terjadinya perubahan pada variabel terikat.
Variabel Dependent:
Variabel ini sering disebut sebagai variabel output, variabel kriteria atau konsekwen. Dalam bahasa Indonesia variabel ini biasa disebut sebagai variabel terikat yakni variabel yang dipengaruhi atau yang terjadi perubahan karena perubahan pada variabel bebas.
Variabel Intervening:
Variabel Intervening adalah variabel yang diyakini mempngaruhi hubungan Independent dengan Dipenden, tapi variabel tersebut tidak bisa diukur dan bahkan terkadang tidak bisa dijelaskan secara rasional.
Variabel Moderator:
Variabel Moderator adalah variabel yang mempengaruhi, memperkuat atau memperlemah hubungan variabel Independent dan Dipenden, tapi tidak sedang diuji akan tetapi harus diukur agar bisa dijelaskan model hubungan Independen dan dependennya.
Variabel Antensenden:
Variabel Antensenden adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dipenden tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
Variabel Independent:
Varibel ini sering disebut sebagai variabel bebas, yang dalam penelitian variabel ini berada dalam posisi sebagai variabel prediktor atau variabel stimulus. Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menyebabkan terjadinya perubahan pada variabel terikat.
Variabel Dependent:
Variabel ini sering disebut sebagai variabel output, variabel kriteria atau konsekwen. Dalam bahasa Indonesia variabel ini biasa disebut sebagai variabel terikat yakni variabel yang dipengaruhi atau yang terjadi perubahan karena perubahan pada variabel bebas.
Variabel Intervening:
Variabel Intervening adalah variabel yang diyakini mempngaruhi hubungan Independent dengan Dipenden, tapi variabel tersebut tidak bisa diukur dan bahkan terkadang tidak bisa dijelaskan secara rasional.
Variabel Moderator:
Variabel Moderator adalah variabel yang mempengaruhi, memperkuat atau memperlemah hubungan variabel Independent dan Dipenden, tapi tidak sedang diuji akan tetapi harus diukur agar bisa dijelaskan model hubungan Independen dan dependennya.
Variabel Antensenden:
Variabel Antensenden adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dipenden tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
Langganan:
Komentar (Atom)


